Total Tayangan Halaman

Minggu, 03 April 2011

PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN

DEMOGRAFI :
Adalah ilmu yang mempelajari tentang kependudukan. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
Definisi penduduk :
Orang yang tinggal di suatu daerah atau Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ.
KEPADATAN PENDUDUK
Dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal. Dinyatakan dalam "jumlah orang perkilometer persegi" Kepadatan penduduk kota Sydney, misalnya, hanya kira-kira 2.000 orang untuk setiap satu kilometer persegi dibandingkan dengan 13.000 orang untuk setiap satu kilometer persegi di Jakarta.
PIRAMIDA PENDUDUK
Distribusi usia dan jenis kelamin penduduk dalam negara atau wilayah tertentu dapat digambarkan dengan suatu grafik yang membentuk suatu piramida. Dengan melihat bentuk piramida dapat diambil berbagai kebijakan tentang kependudukan di suatu wilayah/negara.
FAKTOR2 YANG MEMPENGARUHI LPP
1. Kelahiran (fertilitas)
2. Kematian (mortalitas)
MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA
1. Jumlah dan pertumbuhan penduduk yang masih tinggi
2. Penrsebaran penduduk yang tidak merata
3. Struktur Umur penduduk
4. Kualitas penduduk
PENGENDALIAN PENDUDUK
Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk, umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran.
Dokumen dari Yunani Kuno jaman dulu telah ada upaya pengendalian jumlah penduduk yang masih sangat tradisional. Salah satu contoh yg dipaksakan terjadi di Tiongkok konsep 'satu anak cukup'; yaitu melalui aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib.
Indonesia menerapkan kebijakan KELUARGA BERENCANA yang semula terkesan dipaksakan namun kemudian menjadi kebutuhan.
Berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat, penduduk dunia mencapai 6,5 milyar jiwa pada tanggal 26 Februari 2006 pukul 07.16 WIB
Dari sekitar 6,5 milyar penduduk dunia, 4 milyar diantaranya tinggal di Asia
URUTAN PENDUDUK TERBANYAK DI DUNIA
1. Republik Rakyat Tiongkok (1.306.313.812 jiwa)
2. India (1.103.600.000 jiwa)
3. Amerika Serikat (298.186.698 jiwa)
4. Indonesia (241.973.879 jiwa)
5. Brasil (186.112.794 jiwa)
6. Pakistan (162.419.946 jiwa)
7. Bangladesh (144.319.628 jiwa)
8. Rusia (143.420.309 jiwa)
9. Nigeria (128.771.988 jiwa)
10. Jepang (127.417.244 jiwa)
MASALAH KEPENDUDUKAN
Laju pertambahan penduduk mempengaruhi tingkat pendidikan, kesehatan, penciptaan lapangan kerja dan juga peningkatan kesejahteraan secara umum
Jika jumlah penduduk yang besar dengan pendapatan per kapita kita masih belum bisa lagi mencapai 1.000 dolar AS sejak krisis ekonomi 1997, maka banyak akibat sosial yang ditimbulkannya.
Banyaknya jumlah penduduk bisa menjadi potensi SDM yang luar biasa seperti yang terjadi di Amerika Serikat. Akan tetapi di Indonesia dan India, jumlah penduduk yang banyak menjadi masalah karena kondisi rata-rata yang masih memprihatinkan dengan tingkat pendidikan rendah
Angkatan kerja baru setiap tahun bertambah 2,5 juta orang
di Indonesia nyaris terdapat 40 juta penganggur
Belakangan ini, pembengkakan cepat meningkat akibat ribuan TKI ilegal dari Malaysia harus kembali ke negeri ini
Konon TKI ilegal ini hampir mencapai setengah juta jiwa (480.000).
Menurut catatan tak resmi Malaysia, sekitar dua juta TKI ilegal ada di sana
MASALAH KESEHATAN
Perubahan pola penyakit dari penyakit infeksi ke penyakit degeneratif
Masalah gizi buruk karena ketidakmampuan menyediakan makanan d tingkat rumah tangga
Masalah akses yankes yang kurang karena ketidak mampuan membiayai kesehatan
Masalah SDM kesehatan yang kurang dan tidak merata
Negara Malaysia dan Thailand menekankan pd pembangunan SDM , mereka mengirim mahasiswa ke luar negeri untuk belajar dan kembali ke negerinya membangun negerinya
"Indonesia pernah diharapkan bersama Malaysia dan Thailand, tetapi sumber daya manusia Indonesia sangat rendah mutunya sehingga tertinggal
TUJUAN ICPD 1994
1. Meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan penduduk
2. Promosi pembangunan sumberdaya manusia
3. Meningkatkan pentingnya keterkaitan antara kebijakan kependudukan dan pembangunan
4. Mengurangi kemiskinan
5. Pertumbuhan ekonomi dalam konteks pembangunan berkelanjutan
6. Menjamin hak-hak asasi manusia, termasuk hak hak reproduksi
7. Penurunan IMR dan MMR
8. Konsumsi dan produksi berkelanjutan
9. Keamanan kebutuhan pangan
10. Pembangunan sumberdaya manusia
11. Akses universal kesehatan reproduksi, termasuk KB dan kesehatan seksual
12. Pendidikan terutama perempuan
13. Keseteraan dan keadilan gender
14. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi
15. Kepastian memilih dalam keluarga berencana
16. Menghargai hak asasi manusia, perempuan dan anak-anak perempuan
SASARAN MDGS ABAD 21
1. Menghapus kemiskinan dan kelaparan
2. Pendidikan untuk semua orang
3. Promosi kesetaraan gender
4. Penurunan kematian anak
5. Peningkatan kesehatan ibu
6. Memerangi HIV/AIDS
7. Kemitraan global dalam pembangunan
HUMAN DEVELOPMENT INDEX (HDI)
Mengukur dampak pembangunan pada individu (outcome) yang meliputi
(1) hidup panjang,
(2) memperoleh pengetahuan
(3) meningkatkan standar hidup
(dikutip dari berbagai sumber)

1 komentar:

  1. Assalamu Alaikum wr.wb...

    Blog'x menarik Dok...
    materi'x jg singkat, jelas N mdh dimengerti...

    Thx...........

    BalasHapus